Cara Menggunakan Rumus 5W 1H Pada Berita

Dalam pembuatan satu berita yang paling diperlukan adalah 5W 1H. Dimana 5 W + 1 H adalah inti dari satu berita yang terdiri dari What ( apa ), why ( mengapa ), when ( kapan ), where ( dimana ) dan How ( bagaimana ).

Cara Menggunakan Rumus 5W 1H

Dan untuk lebih jelasnya, simak cara menggunakan rumus 5W 1H pada berita, seperti dikutip dari Situs English Bridge.

  1. What (Apa/Siapa)

Pada rumus W yang pertama adalah What yang merupakan apa atau siapa. What pada satu berita merujuk pada siapa yang menjadi topik dalam berita tersebut, contohnya pelaku utama atau korban. Sebagai contoh :
Dona hits the boot with her shoe right, and the ball passes out, that’s Dona’s chance to save herself.

Artinya : Dona memukul begal dengan hak sepatunya, dan begal tersebut pingsan, itulah kesempata Dona untuk menyelamatkan dirinya.
Siapa yang dimaksud pada berita diatas adalah Dona dan begal
Dan untuk apa, bisa merupakan kata benda tidak selalu maklup hidup. Contohnya :
The volcano of Krakatau, erupted again.
Artinya : Gunung merapi anak Krakatau, kembali lagi erupsi.
Apa yang dimaksud dari kutipan berita diatas adalah Gunung berapai anak Krakatau.

  1. Why (Mengapa)

Pada rumus W yang kedua yaitu Why, pada satu berita rumus why yaitu penjelasan mengapa satu kejadian bisa terjadi. Contohnya:

On that day Vienna came home later than school and her mother thought Vienna had extra tutoring, but in fact Vienna went with her classmates to cross the river in a boat, because the boat was overloaded, the boat sank in the middle of the river which was dripping.

Artinya : Pada hari itu Wina pulang lebih lama dari sekolah dan ibunya mengira Wina ada les tambahan, ternyata Wina pergi dengan teman satu kelasnya menyeberangi sungai dengan sampan, karena sampannya kelebihan muatan, sampannya tenggelam ditengah sungai yang beraliran derasa.
Why atau mengapa pada kutipan berita diatas adalah, sampan kelebihan muatan sehingga sampan tenggelam.

  1. When (Kapan)

When pada rumus W yang ketiga adalah When yang merujuk pada kapan satu kejadian terjadi, bisa dilengkapi dengan tanggal, hari, bulan, tahun, pukul berapa, atau merujuk satu kejadian saat hujan, saat kemarau dan lain sebagainya. Contohnya :

At the end of March 2020 the covid virus had been cleared from Indonesia, so that people no longer needed social distancing and activities as usual.

Artinya :
Pada akhir maret 2020 virus covid sudah bersih dari Indonesia, sehingga masyarakat sudah tidak perlu lagi social distancing dan kembali kekegiatan seperti biasa.
Pada kutipan berita diatas, yang menjadi When, adalah Pada akhir maret 2020

  1. Where (Dimana)

Pada rumus W yang terakhir yaitu Where yang merujuk pada dimana satu kejadian tersebut terjadi, yang menjelaskan tempat, dirumah, dikantor, dirumah sakit, dijalan raya, dan lain sebagainya. Contohnya :

At the Grogol Toll Gate a sleepy bus driver crashed into the toll booth, there were no casualties, only damage.

Artinya : Digerbang Tol Grogol seorang sopir bus ngantuk sehingga menabrak pintu tol, tidak ada korban, hanya kerusakan saja.
Where yang dimaksud pada kutipan beriata diatas adalah gerbang tol grogol.

  1. How (Bagaimana)

Rumus H, yaitu how merujuk pada bagaimana kejadian tersebut, suasana atau akhir dari satu peristiwa. Contohnya :

At that time a policeman on patrol approached a drunk driver and crashed into a road divider, the car was towed to the nearest police station and the driver was taken to the hospital for first aid.

Artinya:
Pada saat itu seorang polisi yang sedang patroli menghampiri pengendara yang mabuk dan menabrak pembatas jalan, mobil tersebut diderek ke kantor polisi terdekat dan pengendara dibawa ke rumah sakit untuk pertolongan pertama.

Leave a Reply

Your email address will not be published.