Instalasi Smart Home Modern Bagian 2

Mahal

Untuk mewujudkan rumah otomatis ini di Indonesia perlu mengeluarkan biaya yang tak sedikit. Sukron mencontohkan jika Anda mau menyicil membangun otomasi rumah dengan mengotomatiskan lampu saja, harga minimal untuk mamasang produk lampu otomatis miliknya bisa menelan 20-30 juta. “Itu untuk satu rumah dengan pemasangan tiga lampu otomatis,” terang Sukron. Disebutkan pula bahwa lampu otomatis ini bisa dikendalikan lewat smartphone ketika Anda tidak di rumah. Jadi, tak perlu khawatir rumah gelap gulita ketika Anda tak dirumah. Tapi jika menurut Anda mengawasi rumah lebih penting, maka memasang mata tambahan dengan CCTV adalah solusi terbaik. Menurut Falahuddin, besarnya biaya pemasangan, tergantung permintaan pengguna. Untuk pemasangan termininal setidaknya perlu 6 juta rupiah. “Untuk kamera kita biasa jualnya sepaket sama software-nya. Kalau analog kita paketin sama recording-nya. Untuk paket rumahan yang bisa akses handphone sekitar 6 juta rupiah, itu termasuk empat kamera sudah include instalasi, DVR, storage 500 GB untuk merekam selama sebulan, dan jasa instalasi serta untuk configure di handphone. Khusus untuk Android dan iOS,” terangnya Tapi jika ingin merangkai seluruh produk home automation, baik lampu, HVAC (heating, ventilation, dan air conditioning) termasuk di dalamnya motor penggerak tirai, maka bersiaplah merogoh kocek hingga ratusan juta karena dibekali juga dengan genset jakarta yang bergaransi seperti disebutkan Falahuddin dan Sukron.

Meski tergolong cukup mewah untuk ukuran Indonesia, berdasarkan penelitian Venkatesh, penduduk berpenghasilan tinggi di AS menghabiskan sekitar Rp 240 juta untuk mengotomasi rumahnya. Meski tampak mahal, rupanya ini masih jauh murah ketimbang membayar pelayan rumah full time. Untuk sistem yang lebih canggih, bisa menghabiskan hingga puluhan miliyar rupiah. Tapi menjadi kaya saja ternyata tidak lantas membuat seseorang mengadopsi sistem otomasi rumah ini. Berdasarkan penelitian yang dibuat iControl, salah satu perusahaan pembuat produk home automation di AS, ternyata faktor utama yang mendorong seseorang mengadopsi otomasi rumah bukan berdasarkan tingkat pendapatan, jenis kelamin, atau umur. Melainkan minat terhadap teknologilah yang paling mempengaruhi. Bagi para penggila teknologi ini, mampu mengendalikan lampu dan thermostat (pengontrol temperatur rumah) tidaklah cukup. Mereka juga ingin mengendalikan sistem hiburan di rumah, perabot rumah tangga, kunci pintu dan garasi, juga mengotomatiskan pekerjaan luar rumah seperti menyiram tanaman dan peringatan atau penutup otomatis kalau air telah penuh. Selain mahal dan hanya digilai segelintir orang, untuk memasang sistem otomasi rumah ini juga perlu proses instalasi yang tak mudah. Membongkar tembok dan plafon untuk menanam kabel adalah hal lumrah. Diperlukan juga tenaga profesional untuk pembongkaran dan instalasi khusus. Selain itu, biasanya tiap fungsi punya panel pengendali berbeda. Semisal untuk otomasi lampu, HVAC, kamera pengawas, semua punya panel tersendiri. Hal tersebut membuat otomasi rumah semakin repot untuk diadopsi ke rumah Anda. Namun ke depan, Felicia menyebutkan bahwa Honeywell siap mengintegrasikan semua fungsi itu. “Ke depan panel pengendali ini akan lebih praktis. Sebab semua menyatu untuk mengendalikan seluruh rumah,” jelas Felicia. Honeywell sendiri menurut Felicia cukup serius menggarap solusi smart home. Ini ditandai dengan dibuatnya tim khusus untuk pengembangan home automation. Pada gelaran CES 2015 lalu, Honeywell juga sudah memamerkan beberapa produk otomasi rumah terbaru dan sudah siap terintegrasi dengan HomeKit Apple dan beberapa produk dari vendor lain. Namun, Felicia belum dapat memastikan apakah produk-produk itu akan segera masuk ke pasar Indonesia secara resmi. Jadi makin terlihat bukan, betapa sempitnya pasar sistem otomasi rumah ini. Maka kehadiran perangkat otomasi rumah dengan harga yang lebih terjangkau dan mudah diinstalasikan seperti dipamerkan di CES 2015 lalu, diharapkan bisa mempopulerkan sistem ini ke depannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *