Korban Tawuran

Korban Tawuran – Orang tuanya masih syok karena anak- nya meninggal tidak wajar,” ucap Fitriyani, 43 tahun, kepada Tempo, kemarin. Fitriyani adalah bibi AH, siswa kelas X Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 15 Slipi, Jakarta Barat, yang menjadi korban pengeroyokan sadis pada Sabtu dinihari pekan lalu di Jalan Permata Hijau, Kelurahan Grogol Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Siswa berusia 16 tahun itu tewas akibat sabetan senjata tajam dan siraman air keras di tubuhnya. AH dikenal sebagai anak pendiam dan penurut di kalangan keluarga. “Paling dia keluar rumah kalau malam Minggu, nongkrong sama temannya di dekat rumah,” ucap Fitriyani di rumah duka, kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Fitri, yang bertetangga dengan AH, terakhir bertemu dengan keponakannya itu pada pekan lalu. AH meminta izin ke luar rumah kepada ibunya pada Jumat malam untuk mengerjakan tugas bersama temannya. Sang ibu pun memberi uang jajan Rp 15 ribu. “Katanya kurang, ditambah lagi sama ibunya Rp 5.000.”

Biasanya, dia pulang sekitar pukul 11.00 WIB, tapi malam itu hingga pukul 00.00 AH tak tampak. Menurut Fitri, kedua orang tuanya menghubungi nomor telepon AH, tapi tak direspons. Barulah sekitar waktu salat subuh, orang tuanya mendapat panggilan telepon dari teman AH, yang mengabarkan bahwa anaknya dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau. Ayah AH langsung ke rumah sakit, tapi kembali ke rumah karena tak tega melihat kondisi anaknya. Familinya menggantikan dia menjaga AH. Sedangkan ibunya hanya bisa menangis di rumah. Paman almarhum, Sulaiman, 60 tahun, menyebut AH sebagai anak alim di antara saudarasaudaranya. Anak ketiga dari empat bersaudara tersebut senang jika bertemu dengan Sulaiman. “Kami bisa ngobrol sampai malam,” ucap pria asal Temanggung, Jawa Tengah, itu. AH baru dua bulan menjadi siswa SMA Muhammadiyah 15 dan mengikuti ekstrakurikuler futsal. Beberapa siswa menyatakan mengenal AH, tapi tak pernah berinteraksi. “Bukan murid bangor. Dia enggak pernah purapura izin buat pergi ke luar sekolah,” ujar Santoso, petugas satuan pengamanan sekolah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *